ini adalah sebuah coretan dari seorang pendosa seperti saya...
tak apa bila kau tag ada waktu tuk membacanya,terimakasih bila kau menyempatkan membacanya...
bukan sebagai penawaran untuk hubungan kita yang entah kemana tujuannya,karamkah atau tetap berlayar dengan perahu yang sama
6 tahun mungkin kurang mungkin lebih,akh entahlah saya tag pandai menghitung..sekitar waktu itulah kita bersama..
saya hanya gadis munafik dan picik yang ingin mengakhiri masa muda kala itu dengan menyetujui pernikahan denganmu,berharap ada seseorang yang bisa merangkul saya dan tetap menemani saya walau apapun yang terjadi seseorang yang belum siap secara mental menjadi seorang istri tapi tetap memberanikan diri menerima tawaran pernikahan sakral untuk masa depan saya tag ada yang saya pikirkan kala itu,cukup menjadi seorang wanita buatmu tag ada materi di sekolah yang mengajarkan bagaimana seharusnya seorang istri dirumah tag ada juga materi kuliah yang mengajarkan hal seperti itu dan tag ada orang orang di sekeliling saya yang mengajarkan hal itu pada saya karena seperti kau tau,saya bahkan tag pernah benar benar merasakan apa itu "keluarga"
saya terlalu biasa ditinggalkan..
menjadi orang yang tag punya siapa siapa bukan hal yang baru buat saya tag ada yang mengajarkan saya sopan santun,akhlak,cara berbicara,memperlakukan orang lain,intinya saya hidup hanya berdasar insting saya saja.
tag ada yang benar benar peduli pada apa yang terjadi pada saya,bahkan saat saya dilecehkan pun tag ada seorangpun yang bisa saya ajak bicara atau tempat saya mengadu selain udara dan buih buih air sungai...
tapi di pernikahan ini kala itu saya benar benar akhirnya mencintaimu dan merasa memilikimu walau sesekali bayangan bayangan masalalu masih membayang tapi saya tepis dengan cara saya memikirkanmu saja,tapi ternyata lagi lagi terjadi setiap saya mencintai seseorang yang terjadi saya hanya melukai perasaannya hanya mengganggu hidupnya maka pikiran saya mulai terganggu pernikahan seperti itu bukan yang saya pikirkan atau saya inginkan saya hanya ingin seorang laki laki yang tau keberadaan saya disini mengajari saya semua dari dasar menegur saya saat saya salah membimbing saya saat saya kehilangan arah tapi kamu tag ada disana...malam malam menyedihkan yang saya lalui...pagi panjang yang saya lalui saat kamu bekerja memenuhi tugasmu saya bisa terima,tapi waktu waktu seharusnya kita bersama dan kamu tag ada menjadi waktu waktu sepi buat saya..saya mulai membenci dunia yang saya pilih mulai berpikir ulang tentang pilihan saya pada pernikahan ini hingga satu persatu masalah mulai terjadi di pernikahan kita dimana ada saatnya entah untuk keberapa kalinya kau bahkan menolak menyentuh tubuh saya..dan akhirnya tag ada pilihan lain buat saya selain mematikan rasa itu.
berlanjut pada kecewa saya pada adikmu yang tag tau berterimakasih berlanjut pula pada ibumu yang jelas jelas tag menghendaki keberadaan saya dan klimaks dari semua itu saat saya melahirkan rama dan akhirnya saya sadar tag hanya ibu dan adikmu yang tag menerima saya tapi semua keluargamu pun begitu kecewakah kalian seorang rahmat mempunyai istri seperti saya...?itu pertanyaan terbesar saya...kecewakah kamu beristri seorang wanita seperti saya?yang bahkan jelas jelas keperawanan saya hilang jauh sebelum saya mengenalmu...
akh saya mulai menjauh menjauh akh fakta finansial tag saya sebutkan disini tag saya ceritakan disini entah bagaimana itu juga membuat saya kecewa padahal saya hanya seorang gadis yang awalnya tag berpikir bahwa uang bisa mempengaruhi hidup.
semua berlanjut hingga akhirnya saya menjadi sisi saya yang jahat yang menjadi senang saat melihat orang lain sakit tersakiti hancur gara gara saya hingga bertahun bahkan saya menolak melanjutkan hidup bersamamu tapi kau tetap tag bergeming kau tetap ingin melanjutkan ini sampai akhir. hingga akhirnya setelah bertahun saya menjadi sisi jahat saya yang mematikan hati dan perasaan saya pun akhirnya mengenalnya mengenal laki laki itu berbulan bulan tanpa bertemu tapi sudah merasa nyaman bersamanya,akh perasaan itu ada lagi keluh saya dalam hati lantas bagaimana saya akan menyakiti orang ini jika saya merasa tag ingin berhenti menghubunginya?itu selalu berkecamuk dalam hati dan akhirnya januari kemaren saya memutuskan menemuinya untuk pertama kalinya 5 menit pertemuan kami serasa cukup untuk semakin menumbuhkan perasaan di diri saya hingga entah keberapa kalinya pertemuan pertemuan singkat
singkat saya dengannya yang hanya bertegur sapa menjadi sangat berarti buat saya hingga saya pun merasa ini aneh ini ganjal...
hingga akhirnya saya memutuskan untuk menyembuhkan keanehan ini...
dan akhirnya memintamu menerima perasaan ini saya alihkan padamu tapi ternyata saya salah paham terhadap persetujuanmu
saya berpikir kau menyetujui itu karena masih ada dalam dirimu perasaan untuk saya ternyata saya salah setelah akhirnya saya kembali mengembalikan perasaan saya padamu...kau mendepak saya dengan cara yang sangat anggun...
tag pernah saya pikirkan akan demikian sakit...
setelah bertahun perlakuan saya padamu akhirnya ini yang terjadi dan harus terjadi pada saya...
saya tidak tau bagaimana harus bersikap saat ini...
semua pikiran picik saya...
semua...
ini hanya garis besar yang saya ungkapkan...
dan akhirnya saya tag ada yang bisa saya lakukan lagi juga tag ingin memaksakan hubungan ini bersama orang yang hatinya tag lagi ada saya...
jika ini belum membuat kamu puas maka lanjutkanlah maka akan saya terima dengan ikhlas semua apa yang akan kamu lakukan pada saya...
tapi jika kamu memang masih mempunyai sisi baik dalam dirimu jika saya diijinkan meminta tolong berhentilah ini sudah cukup menyakiti saya lebih dari membunuh saya...
pergilah cukup pergilah dan jangan pernah menampakkan diri lagi di hadapan saya maupun rama
saya hanya cukup berterimakasih pada Allah pernah diberi kesempatan menjadi seorang istri sah dari seseorang
dan pernah diberi kesempatan menjadi orang baik walau sekejap
dan mungkin memang inilah jalan saya...
inilah jalan hidup saya...
menjadi seorang penghancur hidup orang lain...
ga akan ada lagi orang yang akan mengingatkan saya padaNya
ga akan ada lagi orang yang akan menegur saya atas salah saya
hidup di jalan yang saya pilih sebagai irma yang akhirnya akan saya jalani menjadi seorang ibu sekakigus bapak yang bertopeng dua di depan rama menjadi sok baik dan alim dan sebwnarnya melakukan apa saja menghalalkan segala cara untuk mengais rejeki untuk masa depannya
bagaimanapun terimakasih untuk pernah hadir
terimakasih untuk semua ini...
bagaimanapun saya hanya seorang wanita yang iri melihat teman teman saya bahagia bersama pasangannya kemana mana bersama waktu dirumah ya dirumah waktu kerja ya kerja...
tapi kini saya bukan lagi iri pada mereka saya bangga punya teman teman yang seperti mereka setidaknya keinginan saya dikabulkan lewat orang lain dan saya dicukupkan merasakan bahagianya hanya dengan melihat mereka seperti itu
bagaimanapun terimakasih...
terimakasih untuk pernah memberi saya kesempatan setidaknya walau hanya sekedar status...
saya pernah menjadi istri sah dari seseorang...
dan jika harus ada yang saya sesalkan kenapa kenapa harus sekarang saat hati saya kembali di depanmu kenapa tidak saat hati saya mati kenapa...kenapa tapi akhirnya saya dapat jawabannya...
karena saya memang pantas...
pantas menerima ini
pantas diperlakukan seperti ini bahkan seharusnya lebih parah dari ini...
blog ini untuk loncatan pembelajaran buatku,jadi maklum kalu hasilnya sangat kurang dari sempurna...
Sabtu, 25 Maret 2017
tentang kita
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar